Ingredient untuk Mengurangi Lemak dan Menggantikan Telur untuk Bakery

Roquette membut inovasi Microalgae High Lipid Algal Flour telah diakui sebagai bahan makanan yang paling inovatif tahun 2013. Berhasil mengurangi lemak dan mengganti telur sebagai bentuk kepedulian terhadap sustainability, kesehatan, fungsi dan cost benefit bagi More »

Pengolahan Daun Teh

  Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas   Pengolahan teh adalah metode yang diterapkan pada pucuk daun teh (Camellia sinensis) yang melibatkan beberapa tahapan, termasuk di antaranya pengeringan hingga penyeduhan teh. Jenis-jenis More »

Pengolahan Biji Kopi

Secangkir kopi dihasilkan melalui proses yang sangat panjang. Mulai dari teknik budidaya, pengolahan pasca panen hingga ke penyajian akhir. Hanya dari biji kopi berkualitas secangkir kopi bercita rasa tinggi bisa tersaji di More »

Mengenal dan Membuat Mayones

Pada awal 1900-an , seorang imigran Jerman bernama Richard Hellmann membuka toko makanan di New York . Salad dengan mayones yang dibuat sendiri oleh istrinya adalah item yang sangat populer . Ketika More »

Proses Pembuatan Sosis

Pendahuluan Sosis adalah makanan yang  umumnya terbuat dari daging  (daging sapi, ayam, domba, ikan ) yang telah dicincang kemudian dihaluskan dan diberi bumbu-bumbu, dimasukkan ke dalam pembungkus/casing  yang berbentuk bulat panjang yang berupa More »

Sinergi Program Pemerintah, Perbankan, Dunia Usaha dalam Meningkatkan Daya Saing UKM

JAKARTA - GAPMMI rutin mnyelenggarakan pertemuan anggota atau biasa disebut members gathering dalam menyampaikan update informasi seputar industri pangan, maka dalam kesempatan ini GAPMMI menyelenggarakan UKM Gathering. Kegiatan ini sebagai perwujudan visi dan misi GAPMMI dalam memajukan industri pangan, tidak terkecuali dengan pelaku UKM.

Cara Pembuatan Keju Mozarella

Berikut adalah cara pembuatan kelu Mozarella yang dapat di praktekkan di rumah, diambil dari web http://tries-cheese.blogspot.tw/2013/08/membuat-keju-mozzarella-repost.html
pembelian bahan-bahan penolongnya juga dapat dilihat di web tersebut
 
Bahan dan Peralatan:
 
a.     Susu segar 10 liter.
b.    Rennet ¼ tablet, dilarutkan dg air ¼ cangkir (50 ml).
c.    Citric Acid (Asam Sitrat) 20 ml atau 20 gram, diencerkan dg air ½ cangkir (100 ml).
d.    Garam 2 sendok makan (30 ml)
e.     Termometer.
f.     Peralatan: panci 2 buah (dengan ukuran berbeda yang memungkinkan panci yang lebih kecil bisa masuk ke panci yang besar (lihat gambar), kompor, baskom, sutil kayu, saringan santan (aluminium atau enamel).
 
Langkah-langkahnya:
1.     Pasteurisasikan susu dengan cara merebusnya hingga suhu 60 derajat Celcius dan dipertahankan selama 3 menit.
2.     Setelah itu, biarkan susu menjdi dingin (sekitar 35-40 Celcius). Setelah dingin, campurkan asam sitrat yang telah diencerkan dengan air ke dalam susu. Aduk hingga rata. Tutup panci susu dan diamkan selama 5 menit-an. Ini namanya proses pengasaman (asidifikasi). Susu yang asam ini akan memudahkannya untuk menggumpal menjadi curd (di proses berikutnya) dan membuat mozarella meleleh dan mulur sewaktu dipanggang (kelak sesudah jadi, ya).
3.     Setelah susu menjadi asam (bisa dicicipi, deh), campurkan 1/4 tablet rennet yang sudah diencerkan dengan air dingin. Aduk hingga rata sebentar. Diamkan susu selama 1 jam. Cairan susu akan terbagi menjadi 2 bagian: gumpalan seperti tahu (curd) dan air bening kekuningan (whey). Proses penggumpalan ini lazim disebut “koagulasi”.
4.     Setelah menggumpal dengan kekenyalan seperti tahu Jepang, curd dipotong-potong bentuk dadu. Jika gumpalan masih terlalu lembek seperti bubur, jangan keburu dipotong, diamkan lagi selama 1-2 jam agar kekenyalannya bertambah. Setelah dipotong-potong, tirislah (buang) whey ini sebanyak-banyaknya sampai curd menjadi kesat. Sisihkan 3 sendok makan whey sebagai campuran larutan pembeku mozza (lihat no. 5 di bawah ini).
5.     Siapkan baskom, isi dengan air dingin (ditambah es batu). Tambahkan 2 sdm garam dan 3 sdm whey, aduk hingga rata dan larut. Sisihkan dulu di tempat dingin (sebaiknya di kulkas).
6.     Siapkan panci besar, isi dengan air hingga ½ penuh, rebus air hingga mendidih.
7.     Siapkan panci kecil, isi dengan air hingga hampir penuh, tumpangkan ke dalam panci besar (lihat gambar). Tunggu hingga air di panci kecil ini memanas hingga sekitar 75 Celcius. Jaga suhu ini agar tidak tambah panas (dengan cara api kompor dikecilkan)
8.     Taruh saringan di atas panci kecil hingga bagian bawah saringan terrendam air. Taruh sebgian potongan curd (sekitar 250 gram ke dalam saringan, jangan terlalu penuh, dikira-kira saja agar curd bisa kita lipat-lipat dan tekan-tekan dengan mudah di permukaan saringan.
9.     Dengan menggunakan spatula (sutil kayu), tekan-tekan dan lipat-lipat curd perlahan-lahan selama sekitar 10 menit. Setelah 10 menit-an, curd akan berubah teksturnya menjadi menyatu, lentur, dan mulur (elastic). Cek elastisitasnya dengan cara mencubitnya dan tarik ke atas. (Hati-hati, panassss. Kalau nggak tahan panas, mencubitnya bisa pakai penjepit gorengan). Jika sudah bisa menjulur seperti gulali, si mozza sudah pasti jadi.

 
10.  Sambil tetap brada di atas saringan terrendam air panas. Bentuk mozza menjadi bola (dengan cara “diuwel-uwel” dengan sutil), angkat keluar, dan langsung dicelupkan ke larutan pembeku. Gunanya pencelupan ini adalah agar mozza menjadi kencang dan tetap berbentuk bola. Kalau tidak dibekukan, mozza akan “mbleber” ke samping dan susah di-handle.
11.  Simpan mozza dalam larutan pembeku selama 3 jam. Setelah 3 jam, mozza sudah siap dipakai buat topping pizza. Jika akan disimpan lebih lama, ambil bola mozza, masukkan ke kantong plastic dan simpan di FREEZER. Menurut pengalaman, penyimpanan di freezer dapat membuat mozza bertahan hingga 1 bulan lebih. Jika disimpan di rak di luar freezer, mozza akan lebih cepat basi (bau apek), dan hanya bertahan sekitar 2 mingguan.

Training Workshop UKM, “SMEs in a Digital, Borderless, Competitive and Greener World: Development Trends and Tools”

Pelatihan Lokakarya / Training Workshop  yg diadakan ASEAN Connectivity through Trade and Investment (ACTI) mengenai “SMEs in a Digital, Borderless, Competitive and Greener World: Development Trends and Tools”, pada:

 

Hari, tanggal:             Sabtu, 21 Juni 2014

Waktu:                       09.30 – 15.15 WIB

Tempat:                      Ballroom 3, Hotel Mulia Senayan

Jl. Asia Afrika, Jakarta 10270

 

US-ASEAN Business Alliance for Competitive SMEs mengundang 40 anggota UKM GAPMMI.

Bagi yang berminat dapat menghubungi sekretariat gapmmi : gapmmi@cbn.net.id

 

Sekretariat GAPMMI

Telp.(021) 70322626

Fax. (021) 70322627

Ingredient untuk Mengurangi Lemak dan Menggantikan Telur untuk Bakery

Roquette membut inovasi Microalgae High Lipid Algal Flour telah diakui sebagai bahan makanan yang paling inovatif tahun 2013. Berhasil mengurangi lemak dan mengganti telur sebagai bentuk kepedulian terhadap sustainability, kesehatan, fungsi dan cost benefit bagi produsen pangan maupun konsumen. Roquette juga mengambil penghargaan untuk ‘Bakery Inovasi of the Year’, bersama dengan penghargaan keseluruhan, bergengsi ‘Paling Inovatif Food Ingredient Award’. The Fi Eropa Excellence Awards yang diselenggarakan pada hari Selasa 19 November 2013, pada akhir hari pertama Food bahan Eropa, acara makanan dan minuman terkemuka di dunia.
Penghargaan ini mengakui keunggulan dan inovasi untuk solusi dalam bahan makanan dalam 7 kategori.

material ini kaya akan lipid, tidak hanya mengandung protein, karbohidrat dan serat, tetapi juga emulsifier. Inovasi ingredient ini sangat bermanfaat untuk produk bakery, dan akan dikembangkan aplikasinya ke kategori pangan lainnya. Contohnya untuk produk kuliner Roquette sedang memformulasikan Hollandaise sauce tanpa telor dan butter, untuk mengurangi kandungan fat 70% lebih sedikit dan mengurangi kalori 65%.

Roquette’s high lipid algal flour  telah memiliki status dari food ingredient in Europe dan dapat di cantumkan di label sebagai « whole algal flour », dan juga telah mendapatkan status GRAS (Generally Recognized As Safe) dari US authorities.

Watch now online videos about FIE awards:

http://youtu.be/GAcpsc9DmBw

http://youtu.be/NHGfOcldZK8

dikutip dari : http://www.roquette-food.com/2013-roquette-food-news-health-nutrition/fie-innovation-awards-2013-roquette-the-overall-winner-/

Design downloaded from free Wordpress Themes | Free Website Templates.